Cara Kawin Silang Ayam Bangkok Aduan

Wednesday, October 26, 2016

Cara kawin silang ayam bangkok aduan dengan tujuan memperoleh bibit ayam aduan menangan. Seiring dengan perkembangan ayam bangkok aduan selalu memunculkan berbagai jenis ayam dengan aneka jenis ayam dari bermacam-macam trah hasil budidaya kawin silang.

Ayam Bangkok Aduan
Penyilangan dari ayam bangkok dengan ayam saigon, ayam bangkok dengan ayam burma, ayam brazil dengan ayam bangkok dan lain sebagainya yang merupakan penggabungan dari beberapa darah dengan tujuan mencetak ayam aduan yang sempurna.

sedangkan untuk mencetak ayam menangan dan paling tidak untuk menyempurnakan kwalitas ayam aduan kita harus mengetahui tentang hasil dari perkawinan ayam tersebut kerena secara umum ayam jantan akan rata-rata memberikan keturunan tulangan dan sebagian sifat yang dimilikinya.

Sedangkan ayam betina rata-rara akan memberikan keturunan sebesar 50% dari sifat yang dimilikinya. Jadi dalam perkawinan tersebut antara induk ayam jantan dan betina untuk tujuan mencetak ayam yang berkwalitas kedua indukan harus mempunyai kesamaan sifat dan kwalitas sebagai ayam petarung yang bagus.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang kawin silang yang harus diperhatikan adalah menurunnya gen keanak anaknya yang bisa kita sebut dengan genotype atau sifat pembawa gaya tarung. Sedangkan fenotype disebut sebagai penurunan tubuh/fisik dari indukannya.

Namun hal semacam itu belum bisa dipastikan kebenarannya hingga 100% bersifat mutlak. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang persilangan, Indukan jantan akan menurunkan sifat-sifatnya pada anak betina sedangkan  induk betina akan menurunkan sifat-sifatnya kepada anak jantan.

Dengan begitu seumpama induk betina yang memiliki pukulan keras akan diwariskan pada anak jantan hingga anak tersebut memiliki pukulan keras dan seumpama induk jantan mempunyai tehnik yang indah tehnik tersebut lebih kuat diturunkan pada anakan betina.

Dengan kesimpulan jika indukan betina memiliki pukulan keras dapat kita silangkan pada induk jantan yang memiliki tehnik indah yang hasilnya nanti dapat dimungkinkan hasil anakannya akan memiliki pukulan yang keras dan mempunyai tehnik yang indah walaupun tehnik dari anakan jantan tidak seluruhnya menyerupai induk jantan namun sudah dapat dimungkinkan anakan jantan akan kebagian warisan dari indukan jantan walaupun sebagian saja.

Mungkin kesimpulan yang dihasilkan dari kawin silang tersebut. Untuk penyilangan dari sifat indukan diatas telah menjadi experimen saya yang hasilnya kurang lebih seperti anakan hasil dari kawin silang tersebut yang nantinya bisa anda coba dan bisa anda koreksi sendiri hasilnya. Mudah mudahan terri dan experiment saya dapat anda jadikan perbandingan dalam penyilangan ayam aduan dalam rangka mencetak ayam menangan dan berkwalitas.